Jakarta - Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan menegaskan, poros ketiga yakni koalisi dengan Partai Golkar belum menemui kata sepakat. Sebabnya, Demokrat tak setuju jika Aburizal Bakrie (Ical) maju menjadi capres.
"Menanggapi ini (Golkar ingin Ical tetap capres), tentu Partai Demokrat belum menerima. Karena misi kami tidak sesuai dengan strategi kami yang menginginkan Pak ARB (Ical) sebagai King Maker sama seperti Pak SBY (Ketum Demokrat)," tutur Syarief Hasan di rumahnya, Jl Widya Chandra III, Jakarta, Sabtu (17/5/2014).
Syarief yang didampingi Sekretaris Majelis Tinggi Demokrat Jero Wacik menyatakan partainya sadar, bila berkoalisi dengan Golkar maka Demokrat tak akan bisa mengajukan capres, melainkan hanya cawapres. Ini karena Demokrat mempunyai perolehan suara 10,19 persen di Pileg 2014, alias lebih rendah dari Golkar.
"Kami harus taah diri. Kami tidak mungkin minta sebagai capres. Jatahnya maksimal cawapres," tutur Syarief.
Namun untuk perkara capres, Ical disarankan untuk menjadi 'king maker' saja. Ini merupakan hasil komunikasi tiga hari berturut-turut yang dijalin Demokrat dan Golkar. Namun ternyata Golkar bersikukuh mengaukan Ical jadi capres.
"Kalau dari Partai Demokrat sebenarnya menginginkan calon lain dari Golkar, antara lain MS Hidayat," ucap Syarief.
Syarief mengaku MS Hidayat hanyalah contoh belaka dari yang dia sebut. Lalu bagaimana dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X yang belakangan digadang Demokrat jadi capres
Untuk melihat siapa yang akan keluar sebagai capres Golkar, atupun keputusan lainnya, Partai Demokrat akan menantikan hasil Rapimnas Golkar 18 Mei besok. Rapimnas Demokrat juga digelar dalam waktu yang sama. Demokrat sendiri telah mengajukan 11 nama peserta konvensi kepada Golkar untuk dipilih menjadi cawapres.
"Ini akan digodok. Karena kebetulan tanggal 18 Partai Demokrat dan Golkar ada Rapimnaas. Kami juga akan tawarkan kepada forum Rapimnas kami, ada beberapa opsi, apakaah bergabung dengan partai lain, buat poros baru, atau di luar pemerintahan," tutur Syarief.
Pertemuan antara Demokrat dan Golkar dilakukan oleh Tim 6, yakni tim yang setengahnya terdiri dari elite Demokrat, dan setengahnya lagi terdiri dari elite Golkar. Dari pihak Demokrat ada Syarief Hasan, Jero Wacik, dan Edhie Baskoro Yudhoyono. Dan dari Golkar ada MS Hidayat, Agung Laksono, dan Idrus Marham.
Danu Damarjati - detikNews

0 Komentar untuk "Pencapresan Ical Jadi Sebab Demokrat Belum 'Deal' dengan Golkar"